October 21, 2007

Terms and Conditions

(theme songs: La Vie En Rose - Louis Armstrong)


Hari ini di rumah udah diputer La Vie En Rose kira-kira untuk ke-4 atau ke-5 kalinya.
Gw pingin pingin ngsms "dia" sekedar bilang "Halo, lagi ngapain?"
tapi katanya dia lagi ga ada pulsa, cuma sms sekali dan pake pulsa adenya (thx Sabrina X))
Katanya lukisan buat pamerannya numpuk.
Rasanya sepi juga.
Biasanya hape gw bunyi terus.


but it's alright.
He asked me to chill out and try to loosened up a bit.
In one year, our pressure is getting stronger and stronger.
But suddenly that pressure just feels like a friend to me,


pernah liat salah satu shoutout di fs, gw lupa dari siapa.

"Should love had to have such terms and conditions?"


yes, darling.
Sometimes love had to have such terms and conditions.
Terms and conditions itu seperti cap yang ada di jidat kamu dan pasangan kamu yang bilang apakah dia Islam ato bukan. Jawa ato bukan. Batak ato bukan. Padang ato bukan, dsb. Dan di belakang punggung kamu ada orangtua kamu yang pengen calon mantu yang mapan ato bukan, nenek kamu yang pengen mantu kamu orang kaya,

dsb.

Saya?
Saya bagaimana?
Sampai sekarang saya masih denial terhadap si terms and conditions tersebut.
Tapi mungkin suatu saat saya bakal menyerah.


Tapi tidak sekarang.

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...