April 10, 2013

Djaminan Keloearga Abadi - for Kopi Keliling Vol.7



“Istri yang baik adalah istri yang bisa membuat kopi yang enak.”
 istilah ini saya anggap sebagai jejak perempuan dalam sejarah kopi, yang sulit dilacak.
“Jejak” inilah yang saya nilai sebagai bukti bahwa wanita sangat penting dalam perkembangan sejarah dan kebudayaan kopi di Indonesia atau bahkan dunia. Karena mungkin sesungguhnya perempuan dari dulu juga tahu cara membuat kopi yang enak, dan yang paling esensial karena ini menyangkut hubungan rumah tangga. Sehingga dihasilkanlah rumah tangga yang baik dan harmonis karena kopi enak yang dibuatkan oleh istri.

Model dalam karya ini terinspirasi oleh koleksi foto lama dari keluarga kakek saya, seorang peminum kopi semasa hidupnya, mempunyai enam orang anak dan seorang istri yang setia, yang selalu membuatkan teh atau kopi ketika beliau pulang kerja.

artwork for Kopi Keliling Vol.7 a group exhibition
(April 6th - April 25th 2013)
at Kedai Kebun Forum, Jogjakarta.

Mix media on watercolor paper 25 cm x 35 cm

and these are the process photos in the making :


the original photo, keluarga Soewardikoen, keluarga kakek saya dari pihak ayah. foto ini diambil tahun 1957. dari kiri, pakde Andono (dipanggil juga pakde Ntung), lalu pakde Iwan, yang paling besar di tengah adalah Pakde Toni, lalu pakde Wicak. yang memakai jas putih dengan dasi kotak adalah kakek saya, di sebelah kirinya adalah pakde Totong. Ibu itu adalah nenek saya, sedang memangku ayah saya. lucu sekali saya baru sadar kalau orang2 jaman dahulu ketika foto bisa aja tidak semuanya menatap kamera ;


sketsa

eyang putri sedang memangku ayah.


versi hitam putih, hampir jadi.

akhirnya saya putuskan bikin lagi, tapi berwarna :P


eyang putri dan Bapak


Kakung

pakde toni, pakde witjak, dan pakde totong

pakde titung dan pakde iwan


 Memang di dunia ini tidak ada yang abadi, tetapi bagi saya keluarga yang harmonis pasti akan membekas abadi di hati.





2 comments:

Rega Ayundya Putri said...

ih asyik melihat foto aslinya! ❤❤❤ asa udah lama ya, gak komen komenan di blog.

Dyah Shinta Dwitya said...

Pak Didit minyiiikkk

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...